Berbagi walau sebulir padi
Catatan sudarmanto dengan tampilan blog ringkas dan sederhana
Rabu, 25 Maret 2026
Selasa, 10 Februari 2026
Simulator Stabilitas Melintang
Simulator Stabilitas Melintang.
1. Gambaran Umum Simulator Stabilitas Melintang.
Aplikasi simulator stabilitas melintang berbasis web yang dirancang khususnya untuk analisis gerak oleng (roll motion) kapal secara dinamis.
Simulator ini menggunakan model fisika berdasarkan:
- nilai
GM (Metacentric Height)
- kurva
GZ
- displacement
- roll
damping
- dan external
heeling moment (Moment Gaya)
Aplikasi ini dapat digunakan untuk:
- edukasi
stabilitas kapal
- demonstrasi
pengaruh GM dan damping
- pelatihan
dasar perwira kapal
- simulasi
roll decay test
2. Fungsi Utama Aplikasi
🔹 1. Simulasi Gerak Oleng
Kapal (Roll Motion)
Aplikasi mensimulasikan gerakan oleng melintang kapal
akibat gangguan luar (Moment Gaya), sesuai persamaan dinamika roll :
Kapal tidak akan bergerak jika tidak diberi Gerakan /
gangguan (ini sesuai hukum fisika).
🔹 2. Analisis Pengaruh GM
(Metacentric Height)
Slider GM digunakan untuk melihat pengaruh stabilitas
awal kapal:
- GM
kecil → kapal oleng lambat, sudut besar
- GM
besar → kapal kaku, oleng cepat
Ini membantu memahami:
- kapal
“lembek” vs “kaku”
- kenyamanan
kapal
- risiko
stabilitas
🔹 3. Analisis Damping
(Redaman)
Parameter damping mewakili redaman alami kapal
akibat:
- gesekan
air
- bilge
keel
- viscous
resistance
Damping tidak mengubah kecepatan oleng, tetapi
menentukan:
- seberapa
cepat oleng berhenti
- berapa
lama kapal tenang setelah gangguan
🔹 4. Gaya Moment /
External Heeling Moment
Fitur Terapkan Gaya Moment memberikan momen luar
sesaat, mewakili:
- hembusan
angin
- gelombang
- gangguan mendadak
🔹 5. Visual Simulasi
Tampilan visual memberikan bentuk simulator sederhana :
- Kapal
tampak melintang
- Kapal
berotasi mengikuti sudut roll
- Sea
level / horizon tetap horizontal
- Sudut
oleng ditampilkan secara numerik pada bagian kiri atas
🔹 6. Kontrol Simulasi
(Pause & Stop)
Aplikasi menyediakan button untuk :
- Pause
→ menghentikan simulasi sementara tanpa menghilangkan energi
- Stop
/ Reset → mengembalikan kapal ke kondisi awal (tegak lurus)
Fitur ini penting untuk:
- analisis
- diskusi
kelas
- uji
ulang skenario
3. Komponen Kontrol dan Fungsinya
🎛️ GM (m)
Mengatur tinggi metacenter dengan menggeser bar :
- nilai
kecil → stabilitas rendah
- nilai
besar → stabilitas tinggi
🎛️ Damping
Mengatur redaman:
- kecil
→ kapal lama berhenti oleng
- besar
→ kapal cepat tenang
🎛️ Moment Gaya (kNm)
Besarnya gangguan awal yang diberikan pada kapal.
Nilai awal yang disarankan:
- kapal
Cargo kecil : 200 – 400 kNm
- General
Cargo: 500 – 1000 kNm
- Kapal
Tanker / Large Vessel: 1500 – 3000 kNm
▶️ Terapkan Moment Gaya
Memberikan gangguan sesaat untuk memulai gerakan oleng.
⏸️ Pause
Menghentikan simulasi sementara tanpa mengubah kondisi
fisik.
⏹️ Stop / Reset
Menghentikan simulasi dan mengembalikan kapal ke posisi
awal.
4. Cara Menggunakan Aplikasi
(Step-by-Step)
1. Atur Parameter Awal
- Tentukan
nilai GM
- Tentukan
damping
- Isi
nilai moment Gaya
2. Jalankan Simulasi
- Klik Terapkan Moment Gaya
- Amati
gerak oleng kapal
3. Analisis Perilaku Kapal
Perhatikan:
- kecepatan
oleng
- sudut
maksimum
- seberapa
cepat oleng mati
4. Gunakan Pause / Stop
- Pause
untuk menghentikan sementara
- Stop
untuk reset dan uji ulang
5. Prinsip
✅ Kapal tidak bergerak tanpa
gangguan
✅
Sea level terlihat tetap horizontal
✅ Nilai GM mempengaruhi kecepatan oleng
✅
Damping mempengaruhi peluruhan oleng
✅
Gaya Moment / Disturbance hanya bersifat sesaat
6. Kegunaan Praktis
Aplikasi ini cocok untuk:
- mahasiswa
teknik perkapalan
- Taruna
dan perwira kapal
- simulasi
pelatihan stabilitas
- demonstrasi
konsep intact stability
7. Kesimpulan
Web aplikasi ini adalah simulator stabilitas kapal
berbasis web sederhana yang:
- realistis
secara fisika
- interaktif
- ringan
dan mudah digunakan
Simulator ini menjembatani teori stabilitas kapal dengan visualisasi
nyata yang mudah dipahami.
Berikut Link untuk menggunakannya : Stability Simulator
Jumat, 23 Januari 2026
Menghitung Trim dan GM Kapal
Menghitung Trim dan GM Kapal
1. Perhitungan Trim dan GM (Metacentric
Height) merupakan bagian penting dalam analisis stabilitas kapal. Tujuan
utama perhitungan ini adalah untuk memastikan bahwa kapal berada dalam kondisi aman,
stabil, dan memenuhi persyaratan operasional pada saat memuat muatan,
ballast, bahan bakar, dan air tawar.
Perhitungan dilakukan berdasarkan kondisi pemuatan aktual
yang dikombinasikan dengan data hydrostatic kapal.
2. Tahap 1 – Perhitungan Displacement Kapal
2.1 Komponen Berat Kapal
Displacement kapal adalah total berat kapal yang bekerja
ke bawah, terdiri dari:
- Light
Ship
Berat kapal kosong termasuk struktur, mesin, perlengkapan tetap, tanpa muatan dan cairan. - Deadweight,
meliputi:
- Cargo
(muatan)
- Ballast Tank
- Fuel
Oil (FO)
- Fresh
Water
- Constant jika ada
2.2 Rumus Displacement
Secara umum displacement dihitung dengan persamaan:
Displacement = Light Ship + Deadweight
Deadweight sendiri merupakan penjumlahan seluruh berat
muatan dan cairan yang dimuat ke kapal.
2.3 Tujuan Tahap 1
Tahap ini bertujuan untuk:
- Menentukan
total displacement atau berat benaman kapal
- Menjadi
dasar untuk perhitungan draft, trim, dan stabilitas pada tahap berikutnya
- Memastikan
input berat dan titik berat muatan (LCG, VCG) sudah benar.
Hasil Tahap 1 nilai Displacement, kemudian digunakan sebagai input utama pada Tahap 2.
3. Tahap 2 – Perhitungan Trim dan GM Kapal
3.1 Pengertian Trim
Trim adalah selisih antara draft belakang (aft draft)
dan draft depan (forward draft).
Trim = Draft Aft – Draft Fore
- Trim
positif → kapal condong ke buritan
- Trim
negatif → kapal condong ke haluan
3.2 Data yang Digunakan
Perhitungan trim menggunakan:
- Displacement
hasil Tahap 1
- LBP
(Length Between Perpendiculars)
- LCB
(Longitudinal Center of Buoyancy)
- LCG
(Longitudinal Center of Gravity)
- MTC
(Moment to Change Trim)
- LCF
(Longitudinal Center of Flotation)
3.3 Tujuan Perhitungan Trim
- Mengetahui kondisi longitudinal / memanjang kapal terhadap permukaan air.
- Menghindari
trim berlebihan yang dapat mempengaruhi:
- Efisiensi
propulsi
- Manuver
kapal
- Keselamatan
operasional
4. Perhitungan Stabilitas GM Kapal
4.1 Pengertian GM
GM (Metacentric Height) adalah jarak antara:
- G
(Center of Gravity) dan
- M
(Metacenter)
Rumus dasar: GM = KM – KG
Dimana:
- KM
diperoleh dari tabel hydrostatic
- KG
dihitung dari distribusi berat kapal
4.2 Interpretasi Nilai GM
- GM
> 0 → Kapal stabil
- GM
kecil → Kapal stabil tapi lamban
- GM
besar → Kapal kaku (gerakan cepat & keras)
- GM
< 0 → Kapal tidak stabil (kondisi berbahaya) berpotensi terguling.
4.3 Faktor yang Mempengaruhi GM
- Distribusi
muatan (VCG)
- Free
Surface Moment (FSM)
- Perubahan
ballast dan cairan
- Perubahan
draft dan displacement
5. Kesimpulan
Perhitungan Trim dan Stabilitas GM kapal harus dilakukan
secara berurutan dan sistematis, dimulai dari perhitungan displacement
hingga evaluasi stabilitas akhir.
Dengan mengikuti tahapan ini, kondisi kapal dapat
dipastikan:
- Aman
secara stabilitas
- Efisien
secara operasional
- Sesuai
dengan prinsip perhitungan stabilitas kapal
Minggu, 18 Januari 2026
Simulasi Trim dan Ballast Kapal
Aplikasi Simulasi Trim dan Ballast Kapal
Pada awal tahun 2026 ini saya bagikan aplikasi yang sudah lama tapi belum sempat saya realisasikan, yaitu mensimulasikan Trim dan Ballast kapal.
1) Tujuan Aplikasi
Aplikasi Trim & Ballast dibuat untuk
mensimulasikan perubahan draft depan (Fwd Draft), draft belakang (Aft
Draft), dan draft tengah (Mid Draft) akibat :
- penambahan
muatan (cargo) pada posisi longitudinal tertentu (LCG),
- penambahan
ballast tank otomatis untuk mengoreksi trim agar bisa mecapai evenkeel,
- serta
perubahan displacement yang menyebabkan sinkage (kapal turun naik
rata).
Output utama:
- Total
Weight (ΔW)
- Sinkage
(penambahan draft atau berat benaman)
- Trim
(perubahan draft depan-belakang)
- Draft
akhir: Depan, Tengah, Belakang
- Status
trim: Trim by Stern / Trim by Head / Even Keel
2) Data Input (User Input)
Aplikasi menerima input berikut:
Data kondisi awal kapal yang di dapat dari Hydrostatic
table kapal masing - masing.
- Draft
Depan Awal (F0) [m]
- Draft
Belakang Awal (A0) [m]
- LBP
(Length Between Perpendiculars) [m]
- LCF
(Longitudinal Center of Flotation) [m]
- TPC
(Ton Per Centimeter immersion) [t/cm]
- MTC
(Moment to Change Trim 1 cm) [t·m/cm]
Data muatan / ballast yang dimasukkan user
Untuk setiap item cargo/ballast:
- Berat
(w) [ton]
- Posisi
LCG (x) [m]
Konvensi posisi yang digunakan:
- LCG
= 0 m di AFT ( Di hitung dari Buritan )
- makin
besar LCG = makin ke FORE ( Haluan )
3) Konsep Perhitungan Yang Uatama yaitu:
Perhitungan dibagi menjadi 2 efek utama:
A) Sinkage ( Kapal turun atau terbenam secara merata )
Jika ada penambahan berat total sebesar W (ton) maka
kapal akan tenggelam rata sebesar:
Sinkage(cm)=WTPCSinkage(cm) = \frac{W}{TPC}Sinkage(cm)=TPCW
Karena output aplikasi memakai meter:
Sinkage(m)=WTPC÷100Sinkage(m) = \frac{W}{TPC} \div 100Sinkage(m)=TPCW÷100
✅ Ini menyebabkan draft depan,
tengah, belakang nilai bertambah semua secara rata.
B) Trim (Perbedaan draft depan & belakang)
Trim terjadi karena muatan tidak berada tepat di LCF.
Langkahnya:
1) Hitung Trim Moment (TM)
Setiap item punya moment longitudinal terhadap LCF:
TMi=wi×(LCF−LCGi)TM_i = w_i \times (LCF - LCG_i)TMi=wi×(LCF−LCGi)
Total:
TM=∑TMiTM = \sum TM_iTM=∑TMi
Catatan tanda:
- Bila
LCG muatan lebih ke fore dibanding LCF, maka (LCF − LCG) negatif →
menghasilkan kecenderungan trim tertentu.
- Di
aplikasi, tanda akhir akan terlihat dari hasil draft (A − F).
2) Hitung Trim (m)
Karena MTC = t·m per cm, maka:
Trim(cm)=TMMTCTrim(cm) = \frac{TM}{MTC}Trim(cm)=MTCTM Trim(m)=TMMTC÷100Trim(m)
= \frac{TM}{MTC} \div 100Trim(m)=MTCTM÷100
Trim ini adalah selisih draft memanjang (secara konsep):
Trim(m)≈Draftaft−DraftfwdTrim(m) \approx Draft_{aft} -
Draft_{fwd}Trim(m)≈Draftaft−Draftfwd
4) Distribusi Trim ke Draft Depan dan Belakang (pakai
LCF)
Trim tidak “dibagi rata” ke depan dan belakang, tapi
dipengaruhi posisi LCF.
Aplikasi menggunakan pembagian:
ΔF=Trim×LCFLBP\Delta F = Trim \times \frac{LCF}{LBP}ΔF=Trim×LBPLCF
ΔA=Trim×LBP−LCFLBP\Delta A = Trim \times \frac{LBP - LCF}{LBP}ΔA=Trim×LBPLBP−LCF
Lalu draft akhir dihitung:
Draft Forward (akhir)
F=F0+Sinkage−ΔFF = F0 + Sinkage - \Delta FF=F0+Sinkage−ΔF
Draft Aft (akhir)
A=A0+Sinkage+ΔAA = A0 + Sinkage + \Delta AA=A0+Sinkage+ΔA
Draft Mid (akhir)
Untuk draft tengah dipakai pendekatan sederhana (rata-rata
draft awal + sinkage):
MID=F0+A02+SinkageMID = \frac{F0 + A0}{2} + SinkageMID=2F0+A0+Sinkage
5) Status Trim (Output Aplikasi)
Aplikasi menentukan status dari selisih draft akhir:
Trimakhir=A−FTrim_{akhir} = A - FTrimakhir=A−F
- Jika Trimakhir
> 0.05 m → TRIM BY STERN
- Jika Trimakhir
< -0.05 m → TRIM BY HEAD
- Jika
di antara itu → EVEN KEEL
6) Fitur Auto Ballast Tank (Koreksi Trim Otomatis)
Fitur ini melakukan simulasi ballast untuk mengurangi trim
berlebih.
Langkah Auto Ballast
- Hitung
trim kondisi sekarang.
- Jika
trim sudah kecil (misal < 0.02 m) → stop (even keel).
- Hitung
trim yang terjadi dalam cm, lalu ubah menjadi trim moment:
TrimMoment=Trim(cm)×MTCTrimMoment = Trim(cm) \times MTCTrimMoment=Trim(cm)×MTC
- Tentukan
posisi tank ballast:
- Jika
trim by stern → ballast di FORE (misal LCG=58m)
- Jika
trim by head → ballast di AFT (misal LCG=5m)
- Hitung
“lever arm” terhadap LCF:
Lever=∣LCF−TankLCG∣Lever
= |LCF - TankLCG|Lever=∣LCF−TankLCG∣
- Hitung
ballast weight yang dibutuhkan:
Wb=∣TrimMoment∣LeverW_b =
\frac{|TrimMoment|}{Lever}Wb=Lever∣TrimMoment∣
Ballast ini dimasukkan sebagai item baru, lalu aplikasi
hitung draft ulang.
7) Cara menggunakan aplikasi untuk Simulasi
Berikut Urutan simulasi yang bisa dilakukan :
- Input
kondisi awal kapal sesuai data dari Hydrostatic tabel
Draft Fore, Draft Aft, LBP, LCF, TPC, MTC - Tambahkan
1 cargo
isi berat 100 ton, dengan LCG fore 45 → klik “Hitung Draft”
Maka hasil akan menunjukkan: - Total
weight
- Sinkage
- Trim
akhir
- Draft
F/M/A
- Terlihat visual kondisi trim kapal.
- Tambah
cargo lain (di posisi berbeda)
Tunjukkan trim berubah tergantung LCG (ini poin penting) - Klik Auto
Ballast Tank
Tunjukkan aplikasi membuat tank “FORE BALLAST / AFT BALLAST”
Lalu trim berkurang menuju even keel
Kesimpulan: “Aplikasi membantu memilih ballast cepat & memprediksi draft”
Untuk mencoba menggunakannya klik link berikut ini : https://alat.hei.my.id/trim/
Selamat mencoba simulasinya, semoga bermanfaat.
Senin, 22 Desember 2025
Menghitung berat muatan kapal pada tangki bertekanan
Menghitung berat muatan kapal pada tangki bertekanan
Pada postingan berikut ini, langsung saja uraian sederhana menghitung cairan dan uap/vapor untuk suatu muatan LPG Fully Pressurize, pada tangki kapal yang bertekanan,
Untuk menghitung berat nya maka kita harus mengetahui
terlebih dahulu ( dari certficate of Quality atau analisys, dari masing - masing manufacture) berat jenis atau density dan molecul weight, type cargo LPGnya.
Untuk contoh type cargo LPG sudah dijelaskan pada postingan sebelumnya :
- Propane (C₃H₈)
- Propylene (C₃H6)
- 1.3 Butadiene (C4H6)
- Butane (C₄H₁₀)
- Iso-butana (C₄H₁₀)
- Butene-1 (C₄H8)
- Propane-Butane lpg mix
- Vinyl Chloride Monomer C₂H₃Cl dan masih banyak lagi.
Kita ambil contoh salah satu yaitu cargo propylene, kita hitung berapa berat cairan
beserta uap/vapor yang dimasukan ke dalam sebuah tangki atau bejana tertutup yang
bertekanan.
Kapal LPG Fully Pressurized
1️. Pengertian Kapal LPG Fully Pressurized
LPG Fully Pressurized Ship adalah kapal pengangkut
gas cair (Liquefied Petroleum Gas) yang:
- Menyimpan
muatan pada suhu lingkungan (ambient temperature)
- Menahan
tekanan tinggi (biasanya 6–18 bar)
- Tidak
menggunakan sistem pendingin (refrigeration)
Gas dicairkan hanya dengan tekanan, bukan dengan
pendinginan seperti kapal refrigerated atau semi-refrigerated.
2️. Karakteristik Utama Kapal
Fully Pressurized
🔹 Tangki Muatan
- Tipe
Type C pressure vessels
- Bentuk
silinder horizontal atau spherical
- Terbuat
dari carbon steel
- Didesain
untuk tekanan tinggi
- Memiliki compresor yang berfungsi untuk mengontrol tekanan di tangki kapal.
📌 Tangki berdiri
sendiri (independent tanks), tidak menjadi bagian struktur lambung kapal.
contoh kapal LPG Fully Pressurized
🔹 Tekanan &
Temperatur Operasi
|
Parameter |
Nilai Umum |
|
Tekanan kerja |
6 – 18 bar |
|
Suhu muatan |
±20–40°C (suhu lingkungan) |
|
Refrigeration |
❌ Tidak ada |
|
Reliquefaction |
❌ Tidak ada |
🔹 Ukuran Kapal (Typical)
|
Parameter |
Range |
|
Deadweight (DWT) |
2.000 – 8.000 ton |
|
Kapasitas muat |
1.000 – 6.000 m³ |
|
Panjang kapal |
60 – 110 m |
|
Jumlah tangki |
2 – 6 unit |
3️. Kemampuan Muat (Cargo
Capacity)
🔹 Berdasarkan Volume
- Kapasitas
umum: 1.000 – 6.000 m³
- Beberapa
kapal kecil: <1.000 m³ (coastal trading)
- Kapal
besar fully pressurized jarang > 7.000 m³
🔹 Berdasarkan Berat
(Tergantung Jenis LPG)
Contoh Cargo estimasi:
|
Cargo |
Density @ ambient |
Muatan 3.000 m³ |
|
Propane |
~0,51 t/m³ |
~1.530 ton |
|
Butane |
~0,58 t/m³ |
~1.740 ton |
📌 Berat muatan selalu
tergantung jenis gas dan filling ratio.
🔹 Filling Ratio (FR) : rasio metrik muat, mengukur seberapa efisien ruang kargo kapal digunakan. :
- 85
– 90% dari volume tangki tujuannya untuk:
- Mengantisipasi
ekspansi volume akibat kenaikan suhu.
4️. Jenis Cargo yang Bisa Dibawa
✅ Cargo Utama (Paling Umum) dan
paling ideal adalah :
🔥 LPG (Liquefied
Petroleum Gas)
- Propane
(C₃H₈)
- Propylene
(C₃H6)
- 1.3
Butadiene (C4H6)
- Butane
(C₄H₁₀)
- Iso-butana
(C₄H₁₀)
- Butene-1
(C₄H8)
- Propane-Butane atau lpg mix
- Raffinate-1
- Vinyl
Chloride Monomer C₂H₃Cl
- Commercial LPG
5️. Kelebihan Kapal Fully
Pressurized
✅ Desain sederhana
✅
Biaya investasi rendah
✅
Perawatan mudah
✅
Ideal untuk rute pendek & regional
✅
Pelabuhan / jetty dengan kapasitas kecil bisa digunakan.
6️. Keterbatasan Kapal Fully
Pressurized
❌ Kapasitas relatif kecil
❌
Tidak fleksibel untuk banyak jenis gas
❌
Tekanan tinggi → tebal tangki → berat kapal
❌
Tidak cocok untuk long-haul voyage
7️. Perbandingan dengan
Tipe kapal LPG lain
8️. Aplikasi Nyata di Indonesia
Kapal LPG fully pressurized sering digunakan untuk :
- Distribusi
LPG
- Supply
depot Pertamina
- Jalur:
Kilang → Terminal → Depot regional
- Kapal
coastal & short sea shipping
9️. Ringkasan Singkat
✔ Kapal LPG fully pressurized
menyimpan gas cair tanpa pendingin
✔ Kapasitas umum 1.000–6.000 m³
✔ Muatan utama: Propane, Butane, LPG mix
✔ Cocok untuk jarak pendek & distribusi
regional
Top of Form
Bottom of Form
Rabu, 30 Juli 2025
Grafik arah dan kecepatan Arus area Teluk Bintuni
untuk akses ke website : https://hei.my.id/bintuni
untuk link animasi web : https://hei.my.id/btn
8D Music Player
🎧 8D Music Player
-
Menghitung atau mencari nilai GM akhir dan berapa sarat atau draft akhir setelah kapal melaksanakan kegiatan adalah suatu kewajiban yan...
-
Menghitung minyak di kapal Tanker Pada postingan kali ini , saya akan menjelaskan secara singkat, uraian salah satu metoda perhitungan m...
-
Menghitung volume pipa pada kondisi penuh cairan Pada postingan kali ini, tentang menghitung volume pada pipa atau selang, y...





